Skip to content
SMK Kesehatan Bali Khresna Medika – Akreditasi BAN-SM (A)
logosmkkesbkm
Icon label
WhatsApp
0877 7727 7687
Icon label
Email
admin@smkkesbkm.sch.id
Home // Keahlian
SMK Kesehatan Bali Khresna Medika
Akreditasi BAN-SM (UNGGUL A)
orangsub1

Teknologi Farmasi

Layanan Penunjang Kefarmasian Klinis & Komunitas
SMK Kesehatan Bali Khresna Medika
Gambaran Umum

Program Keahlian Teknologi Farmasi dengan konsentrasi Layanan Penunjang Kefarmasian Klinis dan Komunitas di SMK Kesehatan Bali Khresna Medika adalah program pendidikan vokasi yang berfokus pada ilmu peracikan, pengelolaan, dan pelayanan sediaan obat.

Seorang tenaga kefarmasian adalah garda terdepan dalam memastikan pasien menerima obat yang tepat, aman, dan berkualitas. Program ini membekali peserta didik dengan perpaduan keahlian sains (kimia dan biologi), ketelitian tingkat tinggi, serta kemampuan komunikasi pelayanan kesehatan. Lulusan kami dididik untuk siap terjun langsung menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian yang andal, baik di lingkungan klinis (rumah sakit/klinik) maupun komunitas (apotek).

Visi

Menjadi program keahlian unggulan dalam menghasilkan Asisten Tenaga Kefarmasian yang teliti, inovatif, berintegritas tinggi, dan berjiwa wirausaha pada tahun 2030

Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan kefarmasian yang selaras dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) industri farmasi terkini.
  2. Melatih keterampilan siswa dalam peracikan sediaan obat, pelayanan resep, dan penyampaian Informasi, Komunikasi, serta Edukasi (KIE) kepada pasien.
  3. Mengembangkan pemanfaatan bahan alam (farmakognosi) yang berwawasan budaya dan kearifan lokal Bali
Kompetensi yang Dipelajari

Selama menempuh pendidikan di SMK Kesehatan Bali Khresna Medika, siswa Teknologi Farmasi akan mempelajari berbagai materi esensial secara teori dan praktik, meliputi:

  1. Dasar-dasar Kefarmasian & Farmasetika:
  • Mengenal jenis-jenis sediaan obat (sirup, tablet, kapsul, salep, dll).
  • Keterampilan membaca dan mengerjakan resep dokter dengan tingkat presisi tinggi.
  • Teknik meracik, mencampur, dan mengemas obat sesuai standar CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik).
  1. Farmakologi & Farmakognosi:
  • Farmakologi: Mempelajari cara kerja obat di dalam tubuh, indikasi, kontraindikasi, dan efek samping obat.
  • Farmakognosi: Mempelajari sumber obat-obatan yang berasal dari bahan alam (tanaman herbal/simplisia, hewan, dan mineral), sangat relevan dengan pengembangan pengobatan tradisional dan herbal.
  1. Layanan Kefarmasian Klinis & Komunitas:
  • Simulasi Apotek: Manajemen persediaan obat, pengelolaan stock opname, dan tata cara penyimpanan obat berdasarkan golongan (narkotika, psikotropika, obat bebas/keras).
  • Pelayanan Informasi Obat (PIO): Keterampilan memberikan edukasi kepada pasien mengenai cara penggunaan, dosis, dan penyimpanan obat yang benar.
  • Administrasi dan pembukuan apotek dasar.
Fasilitas Pendidikan & Laboratorium

Untuk mencetak lulusan yang siap kerja, kami menyediakan laboratorium praktikum dengan peralatan lengkap berstandar industri:

Icon label
Laboratorium Resep/Farmasetika

Dilengkapi dengan timbangan analitik presisi tinggi, mortir dan stamper, lemari penyimpanan obat standar, serta alat-alat peracikan modern.

Icon label
Laboratorium Farmakognosi

Fasilitas untuk meneliti dan mengekstraksi bahan-bahan alam/herbal.

Icon label
Ruang Simulasi Apotek (Mini Apotek)

Ruangan yang didesain persis seperti apotek sungguhan, lengkap dengan etalase, sistem kasir, dan software manajemen apotek untuk melatih jiwa kewirausahaan dan pelayanan publik siswa.

Prospek Karier (Peluang Kerja)

Kebutuhan akan Asisten Tenaga Kefarmasian selalu tinggi setiap tahunnya. Lulusan kami memiliki lisensi dan keahlian untuk bekerja sebagai:

  1. Asisten Tenaga Kefarmasian di Apotek (Komunitas): Melayani resep, mengelola stok, dan memberikan informasi obat kepada masyarakat.
  2. Asisten Tenaga Kefarmasian Klinis: Bekerja di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), Klinik Kesehatan, atau Puskesmas.
  3. Industri Farmasi & Kosmetik: Menjadi tenaga teknis di bagian produksi, Quality Control (QC), atau pengemasan pada pabrik obat modern, obat tradisional (Jamu), maupun kosmetik.
  4. Distributor Farmasi: Bekerja di Pedagang Besar Farmasi (PBF) sebagai staf logistik obat.
  5. Wirausaha Muda: Membuka toko obat (berizin) atau mengembangkan produk perawatan kesehatan herbal skala UMKM.
Peluang Melanjutkan Pendidikan

Bagi siswa yang bercita-cita menjadi Apoteker (Pharmacist), ijazah SMK ini merupakan fondasi yang sangat kuat untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi (D3/D4/S1), pada program studi:

  • S1 Farmasi & Pendidikan Profesi Apoteker
  • D3 Anafarma (Analisis Farmasi dan Makanan)
  • S1 Kimia murni atau Teknik Kimia
  • Ilmu Kesehatan Masyarakat
  • Dan bidang sains/medis lainnya.
Mitra Dunia Usaha & Dunia Industri (DUDI)

Untuk memastikan kualitas lulusan yang link and match dengan dunia industri, kami telah menjalin kerja sama Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan rekrutmen lulusan dengan berbagai mitra:

Mari bergabung bersama Program Keahlian Teknologi Farmasi SMK Kesehatan Bali Khresna Medika! Jadilah generasi cerdas, teliti, dan profesional di bidang obat-obatan untuk mendukung kesehatan masyarakat.